Tampilkan postingan dengan label rute. Tampilkan semua postingan

Daftar Gunung yang Ditutup Dan Buka Tahun 2017

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap awal tahun gunung-gunung di Indonesia kerap ditutup, entah karena faktor alam atau memang untuk mengurangi kerusakan akibat banyaknya pendaki yang naik gunung.

surat penutupan gunung gede pangrango
surat edaran penutupan gunung gede pangrango


Nah, bagi kamu yang sedang mencari informasi mengenai penutupan gunung-gunung di Indonesia pada tahun 2017, dibawah ini adalah info lengkapnya.


Banten

Gunung Pulosari
Buka

Info dan Tips Pendakian Gunung Pulosari



Jawa Barat

Gunung Gede Pangrango
Tutup
31 Desember2016 - 31 Maret 2017
(perbaikan ekosistem)

Gunung Papandayan
Buka

Gunung Cikuray
Buka

Gunung Ciremai
Buka

Gunung Salak
Buka

Gunung Guntur
Buka

Gunung Lembu
Buka


Info dan Tips Pendakian Gunung Lembu



Jawa Tengah

Gunung Slamet
Buka

Gunung Sumbing
Buka

Gunung Sindoro
Buka

Gunung Lawu
Buka

Gunung Merapi
Buka

Gunung Merbabu
Buka

Gunung Andong
Buka

Gunung Telomoyo
Buka

Gunung Ungaran
Buka

Gunung Prau
Tutup
5 Januari - 5 Arpil 2017
(perbaikan ekosistem)

Gunung Muria
Buka

Camping Ceria Bersama IPG Jatim (Mt.Arjuno via Lawang)


Salam Lestari semua....
I.P.G Jatim mau ngadain acara nich,,sekalian kita tatap muka sesama penghuni grub,gak cuma di sosmet saja.
yuck camping bersama.
yang bisa gabung mari gabung TGL 31-1 NOVEMBER 2015,
tempat POS 2 G.ARJUNA via lawang.
kelengkapan yg harus di bawa,,,logistik dan kelengkapan mendaki pada umum'nya.
Meeting poin di pos polisi pasar LAWANG SABTU 31 OKTOBER 2015 JAM 08.00 WIB.
untuk info lbih jelas contak-contak saja cp'nya
TERIMAKASIH



TIPS AMAN PENDAKI PEMULA


Tips pendaki pemula sangat layak untuk disimak jika anda merencanakan untuk mendaki atau berpetualang dalam waktu dekat.
Bersyukurlah, Indonesia memiliki banyak gunung-gunung yang kecantikannya sudah tersohor. Selain memacu adrenalin, keindahan di puncak gunung dan bentangan panorama di sekitarnya jadi daya tarik tiada dua. Oleh sebab itu, tak sedikitpenikmat alam yang menghabiskan waktu liburan untuk naik gunung.
tips untuk pendaki pemula
Bagi Anda yang akan memulai petualangan mendaki gunung, baca dulu tips pendaki pemula :

1. Pelajari lokasi gunung yang akan didaki
Satu persiapan penting sebelum mendaki gunung adalah mempelajari medan dan lokasi gunung tujuan Anda. Sebab, tiap-tiap gunung punya jalur pendakian yang berbeda-beda.
Di Gunung Kerinci misalnya, mayoritas medan pendakian di sana adalah pasir dan lumpur. Di Gunung Rinjani, Anda harus jalan menanjak dengan medan perjalanan yang hampir 45 derajat.
Anda bisa mempelajari lokasi pendakian dari berbagai sumber di internet, situs seperti detikTravel atau bertanya dengan pendaki yang sudah mencobanya. Dengan mengetahui medan perjalanan, Anda dapat mempersiapkan logistik dan stamina dengan tepat.

2. Berolahraga sebelum naik gunung
Jangan anggap enteng perjalanan mendaki gunung. Dibutuhkan stamina yang fit dan kondisi badan yang baik bagi traveler untuk bisa mencapai puncaknya.
Ada baiknya Anda berolahraga beberapa minggu sebelum hari pendakian, seperti jogging. Jalur pendakian yang menanjak, udara yang dingin, dan oksigen yang menipis akan jadi halangan terberat. Lakukanlah olahraga dengan rutin dan teratur, jangan lupa juga untuk menyeimbangkan waktu istirahat Anda.

3. Sediakan peralatan dengan cermat dan tepat
Peralatan yang umum dibawa para pendaki adalah tas carrier, sepatu hiking, jaket, pisau lipat, jas hujan, alat masak portabel, senter, peluit, kompas, dan perlengkapan obat P3K. Kalau Anda berkemping di gunung, jangan lupa untuk membawa matras, tenda, dan sleeping bag.
Tas carrier harus disesuaikan dengan durasi perjalanan. Jika perjalanan panjang, Anda bisa membawa tas carrier dengan ukuran 80 liter. Pilih alat masak portabel agar ringan dan mudah pengoperasiannya.
Soal sleeping bag, ada bermacam-macam jenis, sesuaikan dengan temperatur gunung atau lokasi yang akan dijelajahi. Hal ini membuat Anda lebih hangat saat kemping di gunung.

4. Ketahui perbekalan dan logistik
Perbekalan makanan memegang peran penting dalam pendakian gunung. Siapkan perbekalan makanan secukupnya, sehingga Anda tidak akan kekurangan makanan atau sia-sia membuang makanan yang tidak termakan.
Bawalah makanan seperti beras, mie instan, atau kornet yang bisa menjadi menu makan Anda. Selain itu, siapkan juga biskuit, cokelat dan roti yang bakal mengisi tenaga sembari Anda berjalan mendaki. Dan tidak ketinggalan cadangan air, jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

5. Mendaftar di pos perijinan terlebih dulu
Biasanya, beberapa gunung memiliki tempat perizinan yang mengharuskan para pendaki mengisi data diri dan lama perjanan. Jangan acuhkan tempat tersebut, karena para petugas di sanalah yang nantinya akan membantu Anda.
Beberapa gunung yang populer dan mengharuskan pendakinya untuk membuat izin mendaki adalah, Gunung Kerinci, Gunung Gede-Pangrango, Gunung Argopuro, dan Gunung Semeru. Dengan mendaftarkan diri di pos, maka anda sudah memiliki itikad yang baik dalam menjalankan penjelajahan anda.

6. Jaga handphone dan kamera dengan baik
Sebelum naik gunung, ada baiknya Anda mematikan handphone serta kamera dan menaruhnya di dalam plastik untuk melindungi dari rembesan air. Selain itu, masukanlah handphone Anda ke dalam syal yang digulung atau ke dalam jaket yang tebal. Hal tersebut berfungsi untuk menjaga handphone tetap hangat dan tidak boros baterai. Ya, udara dingin di gunung dapat membuat baterai handphone cepat terkuras.
Sebelum naik gunung, kabari orang tua atau kerabat terdekat. Ini bertujuan agar mereka dapat membantu tim SAR atau pihak keamanan setempat, jika Anda hilang atau tersesat dalam pendakian.

7. Berdoa dan bertindaklah dengan sopan
Biasakan, untuk berdoa terlebih dulu sebelum memulai pendakian gunung. Mintalah bantuan dan pertolongan kepada Tuhan agar menjaga Anda selama perjalanan.
Saat mendaki, ingatkan diri sendiri dan sesama teman untuk tetap bertindak sopan. Usahakanlah satu tim Anda untuk tidak terlalu bertingkah berlebihan atau berbicara yang kasar.

8. Ingat Prinsip Pecinta Alam
Prinsip yang harus dipegang teguh. Take nothing but picture, Leave nothing but footprint, Kill nothing but time.
Tidak mengambil sesuatu kecuali foto, tidak meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki, tidak membunuh sesuatu kecuali waktu. Ini adalah prinsip agar pendaki gunung selalu menjaga keharmonisan dan kelestarian alam.

7 PUNCAK TERTINGGI INDONESIA

Seperti halnya sirkuit Seven Summits yang telah terkenal di Dunia, Indonesia juga memiliki seven summits sendiri atau 7 puncak gunung tertinggi yang jadi acuan para pendaki gunung. Gunung-gunung yang menghuni daftar puncak tertinggi dipilih hampir mirip seperti halnya seven summit dunia yaitu ditentukan karena gunung itu merupakan yang tertinggi di masing-masing benua yang ada di dunia. Sementara di Indonesia ketinggian itu dibagi berdasarkan pulau atau kepulauan yang ada di Indonesia. 7 pulau atau kepulauan utama tersebut diurutkan dari timur yaitu Papua, kepulauan Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, kepulauan Nusa Tenggara (Bali dan Nusa Tenggara) dan Sumatera.
Daftar Tujuh Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia.
Berikut urutan Gunung yang menjadi penghuni 7 Summit Indonesia, berdasarkan ketinggiannya.

1.Cartenzs Pyramid (Puncak Jaya) – Pegunungan Sudirman 4.884 mdpl.
Puncak Jaya merupakan puncak tertinggi di Papua dan di Indonesia. Cartenzs Pyramid juga menjadi salah satu World Seven Summit versi Reinhold Messner. Cartenzs menjadi salah satu gunung dengan biaya termahal oleh karena sulitnya kondisi gunung. Tapi ini tidak akan menyurutkan niat para Seven Summiters (sebutan para penakluk 7 Puncak Dunia) untuk mendakinya. Rute pendakian termudah bisa melalui Ilaga (jalur utara) atau Singa dan Tembagapura (jalur selatan). Koordinatnya 04° 03′ 48” LS – 137° 11′ 09”BT

2. Puncak Indrapura – Gunung Kerinci 3.805 mdpl.
Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatra. Kerinci merupakan gunung yang masih aktif dan berada di perbatasan propinsi Sumatera Barat dan Jambi. Untuk mendakinya dapat dimulai dari desa kersik tuo. Koordinatnya 10°45,50′ LS dan 1010°160′ BT

3. Puncak Gunung Rinjani 3.726 mdpl.
Rinjani menjadi gunung tertinggi di Bali dan Nusa Tenggara (Bali/Lombok/Sumbawa/Flores). Gunung Rinjani sampai sekarang masih merupakan gunung aktif dan berada di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat. Koordinat 8° 25′ LS – 116° 28′ BT

4. Puncak Mahameru – Gunung Semeru 3.676 mdpl.
Semeru merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Gunung Semeru masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru merupakan gunung aktif yang berada di propinsi Jawa Timur terletak di antara wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang. Untuk mendakinya dapat dimulai dari desa Ranupani. Semeru kini telah menjadi salah satu destinasi utama para pendaki. Koordinat geografisnya 8° 6′ 28” LS – 112° 55′ 12”

5. Puncak Rante Mario – Pegunungan Latimojong 3.430 mdpl.
Latimojong menjadi gunung tertinggi di wilayah pulau Sulawesi. Pegunungan Latimojong yang merupakan gunung tidak berapi ini berada di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Koordinat 3° 22′ 54” LS – 120° 1′ 43” BT

6. Puncak Gunung Binaiya 3.027 mdpl.
Binaiya menjadi gunung tertinggi di kepulauan Maluku. Binaiya terletak di pulau Seram wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Pendakian dimulai dari desa Kanike. Gunung yang sudah tidak aktif ini berada di koordinat 3° 10′ LS dan 129° 28′ BT

7. Puncak Gunung Bukit Raya 2.278 mdpl.
Bukit raya dapat menjadi penghuni terakhir 7 Summit Indonesia dari pulau Kalimantan. Bukit raya terletak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Rute pendakian dari Nanga Popai, Kalimantan Barat. Gunung yang kini tidak aktif ini berada di koordinat 112º 07′ BT dan 00º 24′ LS.

Sebenarnya pulau Kalimantan memiliki gunung yang lebih tinggi dari Bukit Raya yaitu Kinabalu dengan ketinggian 4.095 mdpl akan tetapi kinabalu masuk dalam wilayah sabah Malaysia.

Itulah daftar Tujuh Puncak Tertinggi di Indonesia. Dengan adanya konsep The Seven Summits of Indonesia ini di harapkan gairah para pendaki gunung Indonesia bisa lebih bersemangat untuk menjamah ketujuh puncak tersebut. Destinasi minat khusus itu juga dapat menjadi spot wisata unggulan. Akan tetapi dibutuhkan manajemen pengelolaan dan kesadaran dari para pendaki untuk menjaga kelestarian alam. Sehingga tetap terjaga dan tidak rusak karena makin banyaknya pendaki yang menaikinya.

sumber : Pecinta Alam