Tampilkan postingan dengan label pendakian. Tampilkan semua postingan

TIPS MEMILIH CARRIER UNTUK MENDAKI GUNUNG


carrier atau keril atau ransel untuk mendaki gunung
Pendaki gunung itu identik dengan tas-tas gede berisi seabrek peralatan dan perbekalan yang selalu menempel di punggunya kemanapun ia akan berjalan. Tas gede yang biasa dipanggil carrier atau keril ini perannya memang sangat penting buat pendaki, tanpa carrier, pendaki bakal kesulitan membawa segala peralatan yang dibutuhkan dalam pendakian. Demi keamanan dan kelancaran pendakian, kamu perlu punya carrier berkualitas baik yang bisa diandalkan, soalnya jika si carrier kualitasnya jelek alias abal-abal, nantinya pasti bakal merepotkan atau malah mencelakakan pendakian yang kamu lakukan. Buat kamu yang kebetulan akan membeli sebuah carrier, di bawah ini ada beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat saat hendak membeli sebuah carrier yang akan kamu pakai untuk mendaki gunung.
Pilih Brand yang Terkenal Berkualitas Bagus


Brand-brand internasional yang sudah terkenal mendunia macam Osprey, REI, The North Face, atau Deuter  pastinya tidak akan menawarkan produk dengan kualitas abal-abal. Pikirkan saja, jika barang-barang dari brand tersebut berkualitas buruk, mana mungkin hingga saat ini brand tersebut masih dipercaya banyak pendaki dunia. Maka dari itu, jika memang tersedia, dan dana yang kamu punya mencukupi, lebih baik kamu beli carrier dari brand-brand terkenal tersebut. Jika mencari carrier dengan harga yang lebih bersahabat, brand-brand lokal yang sudah cukup terkenal seperti Eiger, Consina, Cozmeed atau Avtech bisa dijadikan pilihan alternative. Jangan coba-coba untuk membeli carrier dari brand yang belum teruji kualitasnya, salah-salah nanti malah menyusahkan jika tiba-tiba carrier abal-abal yang kamu beli malah rusak di tengah pendakian.
Perhatikan Kapasitas


Berikutnya kamu perlu mempertimbangkan kapasitas carrier yang akan kamu beli sesuai dengan kebutuhan. Kapasitas ini bergantung pada jenis kegiatan yang bakal kamu lakukan dengan lama waktu pendakian yang bakal kamu jalani, karena jumlah barang yang perlu kamu bawa sangat bergantung pada 2 hal tersebut. Berikut ini ada table tentang perbandingan kapasitas carrier yang dibutuhkan terhadap waktu pendakian yang akan kamu lakukan.

Lama Waktu Perjalanan
Kapasitas Carrier (liter)
1-3 Malam
35-50
3-5 Malam
50-80
Lebih dari 5 Malam
80+
Perhitungkan Berat Sendiri dari Carrier
Jika kamu penyuka dan sering menerapkan style ultralight dalam pendakian, berat setiap barang yang kamu bawa pastinya akan menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan, tak terkecuali berat dari carrier yang kamu bawa. Berat carrier biasanya tergantung dari jenis dan tipe carrier, misalnya carrier Deuter ACT Lite akan punya berat yang lebih ringan dari Futura Pro. Sesuaikan pilihan kamu dengan style dan tipe pendakian yang sering kamu lakukan.
Sesuaikan dengan Ukuran Tubuh terutama Punggung
Jika kamu sudah memilih brand yang disukai, kemudian telah menyesuaikan kapasitas yang kamu butuhkan, jangan buru-buru langsung bayar dan pergi dulu, masih banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan terlebih dahulu, diantaranya soal pas atau tidaknya ukuran carrier dengan punggungmu. Lebih baik coba-coba pakai dulu carrier yang akan kamu beli, apakah pas atau tidak dengan ukuran tubuhmu, terutama panjang punggung. Beberapa merk menyediakan beragam ukuran carrier yang bisa dipilih, jika carrier yang telah kamu pilih tidak pas dengan ukuran tubuhmu, cobalah untuk menanyakan apakah carrier tersebut tersedia dalam ukuran yang lain. Hal ini penting demi kenyamanan carrier saat nanti kamu pakai mendaki medan-medan terjal di gunung sana.
Pertimbangkan Fitur-fitur Tambahan yang Dimiliki
Frame
Kebanyakan carrier saat ini sudah dilengkapi dengan frame baja, baik di dalam maupun luar carrier. Frame ini sangat penting perannya menyangkut keseimbangan penyebaran beban pada tubuh.
Akses Masuk Utama dan Tambahan
Carrier dengan kapasitas besar biasanya punya akses masuk dari bagian atas, namun tak jarang juga yang menyediakan akses masuk alternative berupa risleting di bagian tengah ataupun bawah carrier. Hal ini akan memudahkan kamu saat tiba-tiba harus mengambil barang yang sudah terlanjur kamu packing di bagian dalam carrier. Jika tak ada akses tambahan ini, kamu terpaksa harus mengeluarkan barang-barang diatasnya untuk dapat mengambil barang tersebut.
Tempat Khusus Sleeping Bag
Sleeping bag biasanya punya ukuran yang lumayan besar, selain itu juga harus selalu terhindar dari basah, maka dari itu, barang ini lebih baik kamu pisahkan dari barang-barang lain, terutama yang mengandung air. Karena itu, carrier yang punya tempat khusus untuk sleeping bag (biasanya di bagian bawah) bisa kamu pertimbangkan.
Kantong-kantong Tambahan
Kadangkala kantong-kantong tambahan di bagian luar carrier itu sangat penting dan berguna sekali, terutama jika kamu termasuk tipe pendaki agak ribet yang suka membawa banyak barang-barang kecil yang akan kamu pergunakan selama pendakian. Dengan adanya kantong-kantong tambahan di bagian luar, kamu bisa memisahkan barang tersebut dari barang-barang utama yang tersimpan di dalam carrier, agar lebih mudah dibawa saat diperlukan. Kantong luar dengan risleting akan lebih baik untuk menyimpan barang penting. Kantong samping yang elastic juga sangat bagus untuk menyimpan botol minuman atau matras gulung.
Fitur Lainnya
Fitur-fitur lain seperti tempat menggantung barang di bagian luar juga perlu kamu pertimbangkan, karena mungkin ada beberapa barang harus disimpan di bagian luar carrier, seperti misalnya fitur untuk menggantung kernmantle, webbing, carabiner, dll saat kamu melakukan pendakian yang membutuhkan peralatan panjat tebing.
Cek Aksesories Carrier
Yang ini kadang sering terlupakan (pengalaman pribadi), setiap jenis carrier biasanya punya beragam aksesoris tambahan seperti coverbag dan kantong air minum. Karena di Indonesia ini negara tropis, hutan di gunung yang bakal kamu jelajahi juga pastinya bertipe hutan hujan tropis, akan lebih baik jika carrier yang kamu pilih punya cover bag sebagai pelindung yang bisa diandalkan saat harus mendaki ditengah guyuran hujan.
Pilih Desain dan Gaya Carrier yang Kamu Suka
Yang ini tidak terlalu penting sih, karena dalam memilih carrier untuk mendaki gunung, faktor fungsi lebih utama daripada gaya. Namun bagi sebagian orang, gaya atau style juga merupakan factor penting yang jadi perhatian. Memang sih carrier itu biasanya menjadi cirri utama yang dibanggakan para pendaki, tak heran jika carrier yang kita bawa tergolong punya desain bagus, kita juga pastinya bakal melangkah dengan lebih percaya diri. Untuk itu, jika tersedia, pilihlah carrier dengan warna dan desain yang kamu sukai.
Tambahan :
Bagi pendaki wanita, jika tersedia, akan lebih baik untuk membeli carrier yang didesain khusus untuk wanita. Carrier khusus untuk wanita akan memberikan kenyamanan yang lebih baik saat dipakai dibandingkan dengan carrier standar, karena pasti dibuat dengan menyesuaikan bentuk tubuh dari wanita.

Itulah beberapa tips memilih carrier untuk mendaki gunung yang dapat saya bagikan. Jika ada kesalahan dalam tulisan diatas atau ada tips lain yang ingin kamu tambahkan, jangan ragu untuk menuliskannya dalam kolom komentar. Semoga bermanfaat, salam lestari!

forum hijau

7 PEKERJAAN YANG COCOK UNTUK PENDAKI GUNUNG

Mendaki gunung adalah hobi yang memberikan kesenangan bagi para pencintanya. Berpetualang di alam bebas, menaklukkan tantangan medan-medan terjal, dan menikmati keindahan puncak setelah melawan rasa lelah saat menghadapai tanjakan curam, pastinya bakal memberikan sensasi kesenangan tersendiri yang tak ada duanya. Karena kebiasaan beraktivitas di alam bebas, kadangkala banyak pendaki gunung yang tak suka dengan rutinitas yang mengharuskannya untuk berlama-lama berada dalam ruangan. Namun, realitas kehidupan yang membutuhkan penghasilan demi pemenuhan kebutuhan, menuntut banyak pendaki terpaksa melakukan pekerjaan yang mengharuskan untuk selalu berada di dalam ruangan (kerja kantoran misalnya). Namun bagi anda pendaki gunung yang tak ingin menjalani pekerjaan seperti itu, ada beberapa jenis pekerjaan yang sangat cocok untuk dijadikan profesi tanpa menghilangkan kesenangan anda untuk berkegiatan di luar ruangan. Apa saja jenis pekerjaannya? Inilah dia beberapa diantaranya.


Menurut penulis, ini merupakan pekerjaan terbaik dan paling cocok untuk para pendaki gunung. Dengan menjadi kontributor (penulis dan fotografer) majalah travelling atau petualangan, anda akan sering jalan-jalan atau mendaki ke tempat-tempat baru sambil tentunya melakukan pekerjaan anda. Ini merupakan pekerjaan yang akan memberikan kesenangan karena juga merupakan hobby yang menyenangkan bagi anda. Namun, untuk bisa menjadi fotografer handal dan penulis profesional, anda perlu skill yang sangat mumpuni di bidang penulisan atau fotografi.


Sebagai pendaki gunung, tentunya anda punya segudang pengalaman dan cerita perjalanan pendakian ke berbagai gunung yang ada di tanah air atau mancanegara. Hal ini merupakan satu hal yang dapat anda jual dengan mengupload cerita anda di internet melalui sebuah blog pribadi ataupun kelompok. Cobalah untuk membuat sebuah blog atau website, dan tuliskan cerita dan pengalaman mendaki anda di sana. Memang butuh waktu cukup lama untuk membangun sebuah blog yang cukup mapan dan dapat menghasilkan uang, namun jika telah sukses, hal ini akan menjadi pekerjaan yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Cara lain agar cepat mendapatkan uang dari cerita petualangan anda adalah dengan menjadi kontributor di blog petualangan lain yang sudah cukup mapan.


Bekerja di Taman Nasional, Balai Konservasi, dan instansi sejenis tentunya akan membuat anda banyak beraktivitas di alam bebas. Hal ini akan sangat menyenangkan untuk dilakukan oleh para pendaki gunung yang memang telah terbiasa berkegiatan di alam bebas. Selain itu, dengan menjadi petugas di Taman Nasional, anda juga akan berkontribusi positif untuk usaha konservasi alam.

Dengan semakin populernya kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung, penjat tebing, atau rafting, akan semakin banyak juga masyarakat awam yang ingin mecoba melakukan kegiatan tersebut. Namun untuk memulai, tentunya mereka yang awam tentang dunia petualangan membutuhkan pemandu-pemandu profesional yang telah berpengalaman seperti anda. Dengan menjadi guide pendakian, anda akan menikmati pendakian gunung sambil tentunya mendapatkan bayaran atas jasa anda sebagai guide.


Kegiatan alam bebas membutuhkan peralatan dan perlengkapan yang tak sedikit dengan harga yang tak murah. Semakin maraknya kegiatan alam bebas di Indonesia merupakan peluang yang bagus bagi anda untuk mencoba peruntungan sebagai penjual barang-barang perlengkapan petualangan. Sebagai pendaki gunung dengan pengalaman yang banyak, anda akan dengan mudah meyakinkan pembeli untuk membeli produk dengan saran dan cerita-cerita pengalaman anda saat berpetualang.


Banyak sekali perusahaan perlengkapan petualangan yang menawarkan karir yang menjanjikan sekaligus menyenangkan bagi anda para pendaki gunung. Bekerja di perusahaan perlengkapan petualangan adalah salah satu pekerjaan yang paling cocok untuk pendaki gunung. Dengan bekerja di perusahaan seperti ini, anda akan selalu bersentuhan dengan bidang yang memang anda senangi sebagai seorang pendaki gunung. Namun tentunya, anda harus memilih posisi pekerjaan yang cocok, jangan sampai berada di posisi produksi, karena jika berada di sana, anda hanya akan berinteraksi dengan mesin dan pekerja lain setiap harinya.


Pekerjaan lainnya yang cocok untuk pendaki gunung adalah petani. Dengan bertani, anda akan selalu bersentuhan dengan alam setiap harinya. Anda pun dipastikan akan selalu bekerja di luar ruangan. Bertani membutuhkan kesabaran, ketekunan, serta kekuatan fisik yang prima, hal itu semua pastinya sudah dimiliki oleh para pendaki gunung seperti anda, berkat tempaan petualangan di alam bebas yang telah sering anda lakukan. Jangan remehkan profesi petani, karena petani merupakan tulang punggung produksi makanan pokok yang kita butuhkan setiap hari.

Itulah 7 pekerjaan yang cocok untuk pendaki gunung menurut pendapat dan pandangan dari penulis. Mungkin masih banyak pekerjaan lainnya yang juga cocok untuk para pendaki gunung, silahkan anda tambahkan sendiri pada kolom komentar.

Baca juga tips-tips mendaki gunung seperti : tips mendaki gunung sendirian (solo hiking), tips mendaki malam, tips packing, tips mendaki di musim hujan, dan masih banyak lagi tips bagus yang lainnya. Semoga bermanfaat, Salam lestari!

FORUM HIJAU

Camping Ceria Bersama IPG Jatim (Mt.Arjuno via Lawang)


Salam Lestari semua....
I.P.G Jatim mau ngadain acara nich,,sekalian kita tatap muka sesama penghuni grub,gak cuma di sosmet saja.
yuck camping bersama.
yang bisa gabung mari gabung TGL 31-1 NOVEMBER 2015,
tempat POS 2 G.ARJUNA via lawang.
kelengkapan yg harus di bawa,,,logistik dan kelengkapan mendaki pada umum'nya.
Meeting poin di pos polisi pasar LAWANG SABTU 31 OKTOBER 2015 JAM 08.00 WIB.
untuk info lbih jelas contak-contak saja cp'nya
TERIMAKASIH



TIPS AMAN PENDAKI PEMULA


Tips pendaki pemula sangat layak untuk disimak jika anda merencanakan untuk mendaki atau berpetualang dalam waktu dekat.
Bersyukurlah, Indonesia memiliki banyak gunung-gunung yang kecantikannya sudah tersohor. Selain memacu adrenalin, keindahan di puncak gunung dan bentangan panorama di sekitarnya jadi daya tarik tiada dua. Oleh sebab itu, tak sedikitpenikmat alam yang menghabiskan waktu liburan untuk naik gunung.
tips untuk pendaki pemula
Bagi Anda yang akan memulai petualangan mendaki gunung, baca dulu tips pendaki pemula :

1. Pelajari lokasi gunung yang akan didaki
Satu persiapan penting sebelum mendaki gunung adalah mempelajari medan dan lokasi gunung tujuan Anda. Sebab, tiap-tiap gunung punya jalur pendakian yang berbeda-beda.
Di Gunung Kerinci misalnya, mayoritas medan pendakian di sana adalah pasir dan lumpur. Di Gunung Rinjani, Anda harus jalan menanjak dengan medan perjalanan yang hampir 45 derajat.
Anda bisa mempelajari lokasi pendakian dari berbagai sumber di internet, situs seperti detikTravel atau bertanya dengan pendaki yang sudah mencobanya. Dengan mengetahui medan perjalanan, Anda dapat mempersiapkan logistik dan stamina dengan tepat.

2. Berolahraga sebelum naik gunung
Jangan anggap enteng perjalanan mendaki gunung. Dibutuhkan stamina yang fit dan kondisi badan yang baik bagi traveler untuk bisa mencapai puncaknya.
Ada baiknya Anda berolahraga beberapa minggu sebelum hari pendakian, seperti jogging. Jalur pendakian yang menanjak, udara yang dingin, dan oksigen yang menipis akan jadi halangan terberat. Lakukanlah olahraga dengan rutin dan teratur, jangan lupa juga untuk menyeimbangkan waktu istirahat Anda.

3. Sediakan peralatan dengan cermat dan tepat
Peralatan yang umum dibawa para pendaki adalah tas carrier, sepatu hiking, jaket, pisau lipat, jas hujan, alat masak portabel, senter, peluit, kompas, dan perlengkapan obat P3K. Kalau Anda berkemping di gunung, jangan lupa untuk membawa matras, tenda, dan sleeping bag.
Tas carrier harus disesuaikan dengan durasi perjalanan. Jika perjalanan panjang, Anda bisa membawa tas carrier dengan ukuran 80 liter. Pilih alat masak portabel agar ringan dan mudah pengoperasiannya.
Soal sleeping bag, ada bermacam-macam jenis, sesuaikan dengan temperatur gunung atau lokasi yang akan dijelajahi. Hal ini membuat Anda lebih hangat saat kemping di gunung.

4. Ketahui perbekalan dan logistik
Perbekalan makanan memegang peran penting dalam pendakian gunung. Siapkan perbekalan makanan secukupnya, sehingga Anda tidak akan kekurangan makanan atau sia-sia membuang makanan yang tidak termakan.
Bawalah makanan seperti beras, mie instan, atau kornet yang bisa menjadi menu makan Anda. Selain itu, siapkan juga biskuit, cokelat dan roti yang bakal mengisi tenaga sembari Anda berjalan mendaki. Dan tidak ketinggalan cadangan air, jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

5. Mendaftar di pos perijinan terlebih dulu
Biasanya, beberapa gunung memiliki tempat perizinan yang mengharuskan para pendaki mengisi data diri dan lama perjanan. Jangan acuhkan tempat tersebut, karena para petugas di sanalah yang nantinya akan membantu Anda.
Beberapa gunung yang populer dan mengharuskan pendakinya untuk membuat izin mendaki adalah, Gunung Kerinci, Gunung Gede-Pangrango, Gunung Argopuro, dan Gunung Semeru. Dengan mendaftarkan diri di pos, maka anda sudah memiliki itikad yang baik dalam menjalankan penjelajahan anda.

6. Jaga handphone dan kamera dengan baik
Sebelum naik gunung, ada baiknya Anda mematikan handphone serta kamera dan menaruhnya di dalam plastik untuk melindungi dari rembesan air. Selain itu, masukanlah handphone Anda ke dalam syal yang digulung atau ke dalam jaket yang tebal. Hal tersebut berfungsi untuk menjaga handphone tetap hangat dan tidak boros baterai. Ya, udara dingin di gunung dapat membuat baterai handphone cepat terkuras.
Sebelum naik gunung, kabari orang tua atau kerabat terdekat. Ini bertujuan agar mereka dapat membantu tim SAR atau pihak keamanan setempat, jika Anda hilang atau tersesat dalam pendakian.

7. Berdoa dan bertindaklah dengan sopan
Biasakan, untuk berdoa terlebih dulu sebelum memulai pendakian gunung. Mintalah bantuan dan pertolongan kepada Tuhan agar menjaga Anda selama perjalanan.
Saat mendaki, ingatkan diri sendiri dan sesama teman untuk tetap bertindak sopan. Usahakanlah satu tim Anda untuk tidak terlalu bertingkah berlebihan atau berbicara yang kasar.

8. Ingat Prinsip Pecinta Alam
Prinsip yang harus dipegang teguh. Take nothing but picture, Leave nothing but footprint, Kill nothing but time.
Tidak mengambil sesuatu kecuali foto, tidak meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki, tidak membunuh sesuatu kecuali waktu. Ini adalah prinsip agar pendaki gunung selalu menjaga keharmonisan dan kelestarian alam.

MAKANAN YANG COCOK UNTUK BEKAL MENDAKI



Mendaki merupakan aktifitas yang dikategorikan sebagai kegiatan yang berat dan membutuhkan stamina yang prima. Banyak diantara pendaki pemula kadang meremehkan atau bahkan bingung menyiapkan makanan apa yang harus dipersiapkan selama kegiatan berlangsung. Tidak sedikit para pendaki hanya mengandalkan makanan instan selama berada di ketinggian.
Agar kondisi tubuh fit selama mendaki, maka kita harus menjaga asupan makanan agar energi yang kita butuhkan dapat terpenuhi dengan baik. Kamu harus dapat menyiapkan santapan apa saja yang dapat dinikmati selama perlajanan. Makanan cepat saji dapat menjadi andalan untuk memenuhi energi yang terkuras selama pendakian.


Makanan Cepat Saji untuk Pendakian

Madu
Nutrisi-nutrisi penting banyak terkandung pada madu. Nutrisi ini dapat menjaga daya tahan tubuhmu selama menghadapi kondisi yang tidak menentu. Dengan mengkonsumsi madu maka stamina tubuh akan meningkat untuk menghadapi sulitnya medan dalam pendakianmu.

Coklat Bar
Coklat mengandung cukup kalori dan dapat mengenyangkan perut. Coklat juga mengandung senyawa phenethylamine yang bisa meningkatkan hormon endorfin dalam tubuhmu sehingga tubuh merasa lebih tenang dan rileks. Namun jika kamu memiliki sakit maag, makan coklat tidak direkomendasikan karena coklat justru akan memancing asam lambungmu makin naik.

Roti
Berbagai macam roti terutama roti gandum sangat baik untuk konsumsi selama pendakian dengan karbohidrat dan serat yang tinggi tentu akan menjadi sajian yang cepat dalam keadaan darurat. Roti juga banyak variannya sehingga kamu dapat memilih roti apa saja yang kamu bawa sebagai bekal selama perjalanan. Roti tawar, roti isi, roti sisir dll sangat cocok untuk mengatasi perut saat keroncongan dengan cepat.

Sereal
Sereal juga mengandung karbohidrat yang cukup untuk kebutuhan energi selama mendaki. Selain karbohidrat kandungan lain sereal adalah protein, serat, lemak dan vitamin. Kamu hanya perlu menambahkan air panas maka sereal siap disantap. Sereal juga tidak banyak makan tempat untuk dibawa-bawa dan relative sangat ringan dalam penyimpanan.

Biskuit
Biskuit adalah salah satu logistik yang sangat praktis dan ringan untuk dibawa. Jika darurat sambil istirahat biskuit dapat dinikmati bersama rombongan untuk berbagi. Kini makin banyak varian biskuit yang beredar dipasaran mulai dari wafer, crackers, biskuit dengan varian rasa dll.

Bubur Instan
Makanan ini juga sangat praktis, dengan diseduh air hangat dan menunggu beberapa saat maka bubur instan segera dapat dinikmati. Dengan varian rasa yang bermacam-macam tentu akan makin menggugah selera makan.

Mie instan
Ini adalah salah satu favorit para pendaki saat digunung. Selain mudah, mie instan sudah sangat familier di lidah dan di perut orang Indonesia. Hanya butuh waktu beberapa saat untuk memasaknya maka santapan rakyat Indonesia ini asyik dinikmati bersama maupun sendiri-sendiri.
Memasak saat Mendaki
Makan adalah hal yang tidak dapat kamu tinggalkan terutama di gunung. Dengan makan stamina akan pulih, tubuhmu akan direcoveri oleh asupan makanan. Dengan makan kita dapat menghindari hal yang tidak diinginkan selama mendaki, antara lain: masuk angin, sakit sampai hipotermia.
Tapi tahukah kamu, makanan instan seperti diatas kadang tidak mengenyangkan bagi sebagian orang, dan hanya sebagai pengganjal perut sementara. Orang tidak akan kenyang jika tidak “makan besar” selama perjalanan. Tetapi untuk makan besar kamu butuh bahan makanan yang harus dipersiapkan sebelum perjalanan. Kadang makanan rumahan dapat menjadi hal wajib saat makan besar itu.
Berikut beberapa bahan makanan yang dapat kamu bawa selama pendakian:

Beras
Kebanyakan Orang Indonesia merasa tidak makan jika belum makan nasi. Beras tentu jadi bahan pokok yang harus tersedia. Hanya saja butuh manajemen khusus untuk memasaknya. Karena beras butuh air agak banyak dan waktu yang tidak sebentar untuk memasaknya.

Telor
Kedengarannya aneh bagi pemula, namun telor akan jadi sumber protein yang baik selama mendaki. Butuh penanganan khusus dalam membawa telor agar tidak pecah saat dipacking, kamu dapat membungkusnya satu persatu kemudian menyimpannya dalam nesting dan isi sela-sela telor dengan beras atau potongan kertas koran maka akan dijamin aman.

Sayuran
Sayuran dapat menambah cita rasa masakan kita. Kamu dapat menyiapkannya, yaitu: wortel, kentang, cabe, sayuran hijau, buncis dll. Rancang masakan apa yang akan dimasak, misal: sop, tumis, capcai dll

Buah
Buah juga sangat segar dinikmati sembari istirahat. Pilihlah buah yang tidak mudah busuk agar mudah saat dibawa.

Makanan Kaleng
Seperti tuna kaleng, sarden, cornet, sosis atapun berbagai macam makanan kaleng yang kini mulai tersedia dalam bentuk kaleng dapat menjadi alternative menu selama perjalanan.

Itu adalah Makanan yang cocok untuk bekal mendaki. Masih banyak bahan makanan yang dapat kamu bawa, itu semua tergantung kreatifitas dan manajemenmu untuk menghidangkannya. Dengan makin variatif menu makanan yang kamu bawa, maka perjalananmu akan makin asyik dan kamu jadi makin betah untuk menikmati petualangan.

Yang  terpenting sampah dan bungkus makanan yang susah terurai di alam, wajib kamu bawa turun dan harus dibuang pada tempatnya…

Pecinta Alam

7 PUNCAK TERTINGGI INDONESIA

Seperti halnya sirkuit Seven Summits yang telah terkenal di Dunia, Indonesia juga memiliki seven summits sendiri atau 7 puncak gunung tertinggi yang jadi acuan para pendaki gunung. Gunung-gunung yang menghuni daftar puncak tertinggi dipilih hampir mirip seperti halnya seven summit dunia yaitu ditentukan karena gunung itu merupakan yang tertinggi di masing-masing benua yang ada di dunia. Sementara di Indonesia ketinggian itu dibagi berdasarkan pulau atau kepulauan yang ada di Indonesia. 7 pulau atau kepulauan utama tersebut diurutkan dari timur yaitu Papua, kepulauan Maluku, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, kepulauan Nusa Tenggara (Bali dan Nusa Tenggara) dan Sumatera.
Daftar Tujuh Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia.
Berikut urutan Gunung yang menjadi penghuni 7 Summit Indonesia, berdasarkan ketinggiannya.

1.Cartenzs Pyramid (Puncak Jaya) – Pegunungan Sudirman 4.884 mdpl.
Puncak Jaya merupakan puncak tertinggi di Papua dan di Indonesia. Cartenzs Pyramid juga menjadi salah satu World Seven Summit versi Reinhold Messner. Cartenzs menjadi salah satu gunung dengan biaya termahal oleh karena sulitnya kondisi gunung. Tapi ini tidak akan menyurutkan niat para Seven Summiters (sebutan para penakluk 7 Puncak Dunia) untuk mendakinya. Rute pendakian termudah bisa melalui Ilaga (jalur utara) atau Singa dan Tembagapura (jalur selatan). Koordinatnya 04° 03′ 48” LS – 137° 11′ 09”BT

2. Puncak Indrapura – Gunung Kerinci 3.805 mdpl.
Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatra. Kerinci merupakan gunung yang masih aktif dan berada di perbatasan propinsi Sumatera Barat dan Jambi. Untuk mendakinya dapat dimulai dari desa kersik tuo. Koordinatnya 10°45,50′ LS dan 1010°160′ BT

3. Puncak Gunung Rinjani 3.726 mdpl.
Rinjani menjadi gunung tertinggi di Bali dan Nusa Tenggara (Bali/Lombok/Sumbawa/Flores). Gunung Rinjani sampai sekarang masih merupakan gunung aktif dan berada di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat di pulau Lombok propinsi Nusa Tenggara Barat. Koordinat 8° 25′ LS – 116° 28′ BT

4. Puncak Mahameru – Gunung Semeru 3.676 mdpl.
Semeru merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Gunung Semeru masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru merupakan gunung aktif yang berada di propinsi Jawa Timur terletak di antara wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang. Untuk mendakinya dapat dimulai dari desa Ranupani. Semeru kini telah menjadi salah satu destinasi utama para pendaki. Koordinat geografisnya 8° 6′ 28” LS – 112° 55′ 12”

5. Puncak Rante Mario – Pegunungan Latimojong 3.430 mdpl.
Latimojong menjadi gunung tertinggi di wilayah pulau Sulawesi. Pegunungan Latimojong yang merupakan gunung tidak berapi ini berada di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Koordinat 3° 22′ 54” LS – 120° 1′ 43” BT

6. Puncak Gunung Binaiya 3.027 mdpl.
Binaiya menjadi gunung tertinggi di kepulauan Maluku. Binaiya terletak di pulau Seram wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Pendakian dimulai dari desa Kanike. Gunung yang sudah tidak aktif ini berada di koordinat 3° 10′ LS dan 129° 28′ BT

7. Puncak Gunung Bukit Raya 2.278 mdpl.
Bukit raya dapat menjadi penghuni terakhir 7 Summit Indonesia dari pulau Kalimantan. Bukit raya terletak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Rute pendakian dari Nanga Popai, Kalimantan Barat. Gunung yang kini tidak aktif ini berada di koordinat 112º 07′ BT dan 00º 24′ LS.

Sebenarnya pulau Kalimantan memiliki gunung yang lebih tinggi dari Bukit Raya yaitu Kinabalu dengan ketinggian 4.095 mdpl akan tetapi kinabalu masuk dalam wilayah sabah Malaysia.

Itulah daftar Tujuh Puncak Tertinggi di Indonesia. Dengan adanya konsep The Seven Summits of Indonesia ini di harapkan gairah para pendaki gunung Indonesia bisa lebih bersemangat untuk menjamah ketujuh puncak tersebut. Destinasi minat khusus itu juga dapat menjadi spot wisata unggulan. Akan tetapi dibutuhkan manajemen pengelolaan dan kesadaran dari para pendaki untuk menjaga kelestarian alam. Sehingga tetap terjaga dan tidak rusak karena makin banyaknya pendaki yang menaikinya.

sumber : Pecinta Alam